Mengenang Agus Sri Widodo

Berita tentangmu sangat mengharukan, Air mata ini menetes mendengar kabar beritamu yang begitu mulia, air mata ini menetes karena kesedihan kelinganmu saudara yang humoris sepertimu mas Agus, namun kami pun meneteskan kembali ari mata ini dengan tetesan kebahagiaan karena mengingat engkau berkutbah pada jumat lalu 11-12-2015 yang engkau utarakan materi “Ciri-ciri meninggal khusnul qhotimah adalah hari jumat”

Undangan Agus Sri Purwoko-Sri Widodo

Engkaupun sudah diberikan tanda-tanda bahwa dirimu sudah akan pulang ke sisi Alloh, bahwa engkau telah mengundang para kader Tapak Suci untuk hadir pada hari jumat 18-12-2015, walau dengan acara yang berbeda namun inilah petunjuk bagi kita. Kini kami bisa mengenangmu mengingatmu. Semoga Engkau selalu didampingi Alloh dengan Ridho-Nya. Aamiin.

Kronologi kejadian

hamzah

Berita yang kami dapatkan dari jogja.tribunnews.com bahwa seorang pelatih pencak silat dari tapak suci yang bernama Agus Sri Widodo (40) kader pimda 017 Sukoharjo ini berpulang kerahmatulloh Jumat 18-12-2015 pagi tadi jam 09.00 WIB.

Kronologi kejadian pada jam 8 pagi bersama 50 siswinya yang sedang berlatih beladiri berlari menyusuri Dukuh Muning, Desa Celep, Nguter, Sukoharjo sebagai pemanasan dalam berlatih beladiri.

Pada saat itu dua siswinya terpisah dari rombongan lalu beliau mencari dan ternya dua siswinya yang bernama Kofifah dan Angelia itu terjatuh dalam galian C, kemudian beliau hendak menolong mereka namun sudah kehendak Alloh Agus justru terpeleset dan terjatuh dalam galian sedalam 2 meter yang berlumpur.

“Saya lihat dia (korban) bersama para siswanya berlari di sekitar area persawahan dan di bekas galian C. Tetapi tiba-tiba dia menuju ke galian sendirian dan kemudian para siswa berteriak meminta pertolongan ke warga,” ujar seorang petani, Slamet yang sedang membajak sawahnya di sekitar tempat kejadian.

Para warga sekitar lalu berusaha memberikan pertolongan namun korban (agus) sudah tenggelam dalam galian C tersebut, lalu wargapun melaporkan ke pihak kepolisian (Polsek) Nguter untuk melakukan evakuasi.

Setelah kepolisian melakukan evakuasi untuk mengangkat tumbuh korban yang mengenakan baju seragam silat Tapak Suci yang berwarna merah itu, dan telah diketahui bahwa tubuh korban sudah meninggal dan tidak terdapat bekas penganiayaan.

“Korban sudah dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Rencananya langsung dimakamkan,” tandas Kapolsek. (Wartawan Tribun Jateng, Suharno) 

965344_541468805899384_530571124_o

Proses pemakaman pun dilakukan hari jumat 18-12-2015 pukul 4 sore dengan dihadiri seluruh kader tapak suci sukoharjo. Selamat jalan Kang Mas Agus Sri Widodo (FB=Agus Sri Purwoko).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s