Bahaya Hutang

Bahaya Hutang
Bahaya Hutang

Hutang sering kali melanda setiap manusia, karena tidak mungkin hutang akan melanda pada binatang. Banyak orang bersemboyan “Hidup tanpa Hutang kurang semangat” dan itu mungkin juga sering kita ucapkan atau kita dengarkan. Hutang memang sepertinya sebagai pelengkap dalam hidup, dan hutang pun seolah-olah bisa menolong kita.

Dalam Kehidupan didunia ini hutang menjadi jalan alternatif utama dalam berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan bukan hanya itu saja, hutang bisa dijadikan sebagai motivasi kerja dan sebagai tabungan. Mengapa saya katakan tabungan karena banyak orang yang tidak berhutang dalam hidupnya pun begitu-begitu saja, tidak ada peningkatan dalam finansialnya. Contohnya tidak mau Hutang dengan bank untuk membeli kendaraan, tanah, dan perabot rumah tangga maka sepertinya sulit untuk memiliki barang tersebut, namun dengan cara hutang maka semua itu bisa dimiliki walau sedikit ngoyo (kata orang jawa) dalam bekerja untuk menutupi hutangnya agar cepat lunas.

Tanpa disadari bahwa hutang itu berbahaya, karena kebiasaan hutang itu akan melekat pada diri seseorang yang sering melakukan hutang. Hutang harus dilunasi walau sudah mati. Orang yang biasa hutang maka dia akan bertambah mental dalam hal pinjam meminjam namun sulit untuk meminjami karena sudah tertanam dalam dirinya bahwa dirinya tidak mampu, dan hal ini akan menjadikan seseorang dalam kemiskinan karena dalam otak kananya tertanam jiwa yang miskin.

Hutang sangat bahaya jika tidak bisa mengukur kemampuan dalam menentukan besarnya hutang, baik hutang dengan bank, koperasi, renternir maupun hutang kepada saudara, tetangga, teman dan keluarga.

“Hutang Harus Dibayar”

Apakah anda yakin bahwa hutang anda akan bisa anda lunasi?…Jangan engkau bebani keluargamu dengan hutang, jangan kau tinggali keluargamu (anak Istrimu) dengan hutang, namun tinggali mereka dengan Ilmu dan hartamu yang halal.

Ada sebuah cerita, ada seorang yang berinisial ARM yang meminta hutang kepada saya dan saya bertanya “berapa kamu butuh uang” dan Arm itu berkata “seratus ribu rupiah saja, untuk membelikan baju seragam anak saya” lalu saya pun menjawab “Jika itu perlumu, aku berikan dan jangan engkau kembalikan, aku iklas”. lalu Arm tersebut menjawab “Terima kasih namun, ini hutang tetep aku kembalikan minggu depan”.

Saya terdiam dan terlintas dalam pikiranku “Kok yakin ya dia bisa bayar hutang” lalu aku bertanya kepada Arm, “ARM kamu yakin bisa mengembalikan” Arm pun menjawab Yakin, kemudian aku bertanya lagi “Apakah kamu tahu umurmu bahwa kamu minggu depan masih hidup?” Arm tercengang sedikit tersinggung dan melotot matanya, namun dia terdiam berfikir, dan berkata “Iya ya,…ya sudah kalau seperti itu aku tidak jadi hutang” lalu saya berikan uang seratus ribu itu dan diapun menerima dengan senang, dan berkata “Semoga amal ini menjadikan pahala bagimu”..

Nah temen-temen Bahaya Hutang itu jika kita tidak bisa mengembalikan atau melunasi maka hutang itu akan ditagih diakhirat. ataupun jika kita tinggal mati sebelum lunas berarti kita meninggali hutang pada anak istri kita.

Mungkin ini dulu bahasan tentang bahaya hutang, dan kemudian hari akan kami bahas tentang cara cepat Melunasi Hutang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s